Jumat, 21 September 2018

MATERI 1 HAKIKAT KETERAMPILAN BERBAHASA

HAKIKAT KETERAMPILAN BERBAHASA
A.           Pengertian Keterampilan Berbahasa
Seseorang dikatakan memiliki keterampilan berbahasa ketika orang tersebut mampu mengolah suatu bahasa dengan baik sehingga mampu menggunakannya dalam situasi dan kondisi yang tepat. Dalam suatu masyarakat, setiap orang saling berhubungan dengan orang lain dengan cara berkomunikasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa keterampilan berbahasa adalah salah satu unsur penting yang menentukan kesuksesan dalam berkomunikasi.
Dalam berkomunikasi dikenal istilah encoding dan decoding. Proses encoding adalah proses di mana pengirim pesan aktif memilih pesan yang akan disampaikan dan memformulasikannya dalam wujud lambang-lambang berupa bunyi/tulisan. Sedangkan proses decoding adalah proses penerjemahan lambang-lambang berupa bunyi/tulisan yang dikirim oleh pengirim pesan. Proses ini dilakukan oleh penerima pesan. Dari proses encoding dan decoding tersebut dapat dilihat bahwa pengirim pesan maupun penerima pesan sama-sama dituntut untuk memiliki keterampilan berbahasa.
Empat keterampilan berbahasa yang harus dikuasai di antaranya yaitu:
1.      Berbicara
Berbicara adalah kegiatan menyampaikan pesan yang berupa pikiran, perasaan, fakta, maupun kehendak dengan menggunakan lambang berupa bunyi-bunyi bahasa yang diucapkan. Selanjutnya pesan yang diformulasikan dalam wujud bunyi-bunyi (bahasa lisan) tersebut disampaikan kepada penerima pesan.
2.      Menyimak
Kegiatan menyimak bukan hanya sekedar kegiatan mendengarkan. Selama ini masyarakat sering menyamakan arti dari kedua hal tersebut. Menyimak adalah kegiatan mendengarkan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh sampai pada tingkat memahami isi dari bahan simakan.
3.      Menulis
Menulis merupakan kegiatan menyampaikan pesan dengan lambang berupa tulisan. Pengirim pesan mengubah pesan menjadi bentuk-bentuk bahasa tulis kemudian dikirimkan kepada penerima pesan.
4.      Membaca
Membaca adalah kegiatan memaknai bentuk-bentuk bahasa tertulis sehingga pesan dapat diterima secara utuh.
Dari keempat pengertian di atas maka dapat diuraikan secara singkat dengan:
1.      Berbicara: proses encoding oleh pengirim pesan berupa lambang bunyi.
2.      Menyimak: proses decoding oleh penerima pesan berupa lambang bunyi.
3.      Menulis: proses encoding oleh pengirim pesan berupa lambang tulisan.
4.      Membaca: proses decoding oleh penerima pesan berupa lambang tulisan.

MATERI 3


MATERI 3


Strategi  merupakan suatu seni merancang kegiatan proses pembelajaran bahasa adalah tindakan pengajaran melaksanakan rencana mengajar bahasa. Sedangkan strategi pembelajaran keterampilan menyimak adalah seni merancang tindakan pelaksanaan proses pembelajaran mengenai kemampuan menginformasikan kembali pembelajarannya melalui keterampilan berbicara maupum menulis. Dalam belajar mengajar melaksankan.

Davis Nun menganjurkan bahwa kata mendesain aktivitas yang mengajarkan keterampilan dalam proses batten-up dan tap- desain sebagaimana merekan memainkan peran yang penting, tetapi berbeda dalam mendengarkan. Penting pula untuk mengajakan para pelajar strategi – strategi spesifik yang dapat membantu mereka mengerti proses pokok yang mendekati proses mendengarkan, sehingga secara berangsur-angsur mereka dapat mengansumsikan contoh pembelajaran mereka yang lebih baik. Diantara straetgi – strategi kuncinya yang dapat di ajarkan adalah memprediksi, mendengar secara selektif, mendengar untuk banyak maksud, menarik kesimpulan dan mempresentasikan.

MATERI 2 PENGERTIAN DAN MANFAAT KETERAMPILAN BERBAHASA


MATERI 2


PENGERTIAN DAN MANFAAT KETERAMPILAN BERBAHASA

Keterampilan berbahasa adalah Keterampilan seseorang untuk mengungkapkan sesuatu dan memahami sesuatu yang diungkapkan oleh orang lain dengan media bahasa, baik secara lisan maupun tulisan. Tidak dapat diungkiri bahwa keterampilan berbahasa adalah salah satu unsur penting yang menentukan kesuksesan mereka dalam berkomunikasi.

MANFAAT KETERAMPILAN BERBAHASA

Dapat dibayangkan apabila kita tidak memiliki kemampuan berbahasa. Keterampilan berbahasa bermanfaat dalam melakukan komunikasi dan interaksi di masyarakat. Keterampilan berbahasa mencakup empat keterampilan berikut :
-          Keterampilan menyimak
-          Keterampilan berbicara
-          Keterampilan membaca
-          Keterampilan menulis

Keterampilan menyimak adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam lisan yang bersifat resektif. Keterampilan berbicara, merupakan salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam lisan yang bersifat produktif. Keterampilan membaca, merupakan salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam tulis yang bersifat reseptif. Keterampilan membaca dapat dikembangkan secara tersendiri, terpisah dari keterampilan menyimak dan menyimak.

            Keterampilan menulis, merupakan salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam tulis yang bersifat produktif. Menulis dapat dikatakan keterampilan berbahasa yang paling rumit diantara jenis-jenis keterampilan berbahasa yang lain.